“Persiapan selalu menjadi tantangan karena Diego Giustozzi adalah pelatih dengan standar tinggi, pelatih kelas dunia,” kata Souto dalam konferensi pers jelang laga, Kamis (9/4/2026).
“Ia sudah bekerja sejak Agustus 2022 bersama timnas Vietnam. Ia menggabungkan pemain-pemain berkualitas, termasuk pemain muda, untuk mempersiapkan tim menghadapi dua tahun ke depan,” sambungnya.
Menurut Souto, keunggulan utama Vietnam terletak pada konsistensi skuad. Tim tersebut mempertahankan komposisi pemain yang relatif sama sejak turnamen sebelumnya.
“Mereka sangat siap. Mereka mempertahankan hampir skuad yang sama, saya rasa hanya mengganti satu pemain sejak AFC terakhir. Kita bisa melihat di perempat final AFC betapa sulitnya pertandingan bagi kami,” ujar Souto.
Berbeda dengan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia tampil dengan banyak wajah baru di turnamen ini. Kondisi ini membuat tim masih terus beradaptasi dalam setiap pertandingan.