Rivola tidak menampik pendekatan tersebut. Dia mengaku tim rival berani mengajukan nilai finansial besar demi membajak pembalap Aprilia.
“Sejujurnya, saya tidak ingin melakukannya terlalu cepat. Tetapi mungkin saya terpaksa harus bergerak cepat karena tim-tim lain bergerak cukup agresif. Saya tahu mereka menawarkan banyak uang kepada pembalap kami,” kata Rivola, dipetik dari Crash, Jumat (16/1/2026).
Aprilia kini fokus mengamankan Marco Bezzecchi. Pembalap Italia itu tampil impresif pada MotoGP 2025 dengan finis posisi ketiga, sekaligus menjadi aset utama tim pabrikan asal Noale tersebut.
“Namun pada akhirnya, ini adalah komitmen yang harus kami bangun bersama. Jelas, bersama Marco, kami sudah mulai membangun sesuatu yang bisa dikenang dan berkelanjutan,” sambung Rivola.
Situasi berbeda berlaku untuk Jorge Martin. Rivola mengungkapkan Aprilia belum memulai pembicaraan kontrak baru dengan sang juara dunia.