Dia menegaskan motivasinya semakin tinggi setelah melihat progres tim Ducati meski terseok di kualifikasi Catalunya.
“Kami datang dengan motivasi tinggi, di Catalunya kami berjuang keras: setelah kualifikasi, itu akhir pekan yang berat, tetapi kami mampu menutupnya dengan balapan bagus dan bangkit pada hari Minggu,” jelasnya.
Kini, fokus Bagnaia hanya satu: memastikan start kuat di Misano. Dia tidak ingin mengulangi kesalahan yang membuatnya tertinggal sejak awal balapan. Dengan awal yang lebih baik, Bagnaia yakin bisa bersaing di barisan depan.
“Kami akan memulai dari perasaan positif itu, terus bekerja keras, dan mencoba memanfaatkan karakteristik sirkuit ini sebaik mungkin,” tegas Bagnaia.
MotoGP San Marino 2025 diyakini akan menjadi pertarungan penuh gengsi. Selain karena statusnya sebagai balapan kandang, Bagnaia juga tengah berada di sorotan setelah performa kurang konsisten dalam beberapa seri terakhir. Kemenangan di Misano bisa mengembalikan mental sekaligus menjaga peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia.
Dengan dukungan fan Ducati yang selalu fanatik, Bagnaia ingin menegaskan bahwa dirinya masih layak jadi kandidat terkuat untuk titel musim ini. “Bagi saya, balapan di Misano bukan hanya soal podium, tetapi juga soal harga diri di depan publik sendiri,” tutup Bagnaia.