Selain ganda putri, Indonesia tetap menurunkan sejumlah pemain unggulan di sektor lain. Di tunggal putra, ada Jonatan Christie dan Alwi Farhan yang siap bersaing di papan atas.
Tunggal putri diwakili Putri Kusuma Wardani. Sementara di sektor ganda putra, terdapat nama-nama besar seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Pada nomor ganda campuran, Indonesia diperkuat Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta tiga pasangan lain, termasuk satu pasangan cadangan. Komposisi ini menunjukkan Indonesia tetap memiliki kekuatan merata di berbagai sektor.
All England 2026 akan digelar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada 3-8 Maret 2026. Turnamen ini menjadi salah satu ajang paling prestisius dalam kalender BWF dan selalu menjadi tolok ukur performa pemain dunia.
Dengan mundurnya Apriyani/Lanny, sorotan kini tertuju pada tiga ganda putri tersisa untuk menjaga peluang Indonesia meraih hasil maksimal di Birmingham.