BIRMINGHAM, iNews.id – Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, gagal merebut gelar juara All England 2026 setelah kalah tipis dari Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea Selatan di partai final, Minggu (8/3/2026), di Utilita Arena, Birmingham.
Pertandingan final berjalan sengit dan berlangsung tiga gim dengan skor 21-18, 12-21, dan 19-21. Aaron/Soh sempat menampilkan permainan agresif dan memberi perlawanan kuat, namun keberuntungan belum berpihak kepada mereka.
Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, mengakui anak asuhnya bermain baik di final, tetapi ada faktor keberuntungan yang belum memihak.
“Aaron–Wooi Yik bermain dengan baik, tetapi mungkin keberuntungan tidak berpihak kepada mereka untuk menjadi juara di All England,” kata Herry IP, dilansir dari New Straits Times, Selasa (10/3/2026).
Herry IP menyoroti dua hal penting yang menjadi kendala Aaron/Soh di laga penentuan. Menurutnya, mereka masih melakukan kesalahan pada poin krusial dan kurang fokus pada fase penting pertandingan.
“Namun, mereka harus menyadari kenyataan keras—di level tertinggi tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan pada poin-poin krusial. Hal inilah yang membedakan antara kemenangan dan kekalahan,” ucap Herry IP.