Namun, kecepatan di lintasan begitu mengecewakan. Puncaknya, pada 1998 saat membela Tyrrel, kecepatannya justru semakin pelan. Akibatnya, dia gagal lolos kualifikasi pada lima balapan.
Tidak hanya pelan, Rosset juga kerap terlibat kecelakaan yang tidak perlu. Hal itu membuat mekaniknya sedikit jengkel dan menjahilinya. Mereka mengubah nama Rosset menjadi Tosser atau pecundang pada skuter milik pembalap asal Brasil itu.
6. David Walker
Ketika bergabung dengan Lotus pada 1972, Walker mendapat beban yang cukup besar, karena membela tim besar. Selain itu, dia menjadi rekan satu tim Emerson Fittipaldi.
Hal itu pun menunjukkan betapa buruknya Walker. Ketika Fittipaldi berhasil menjadi juara dunia pada 1972, Walker justru gagal bersaing. Dia bahkan sama sekali tak mencetak poin sepanjang musim.
Tidak hanya itu, peringkat kualifikasi terbaik Walker hanya berada di posisi ke-12. Sementara Fittipaldi meraih 3 pole position, dan tak pernah lebih buruk dari posisi kesembilan.