“Waktu kalah di pertandingan kemarin, aku sudah lapang dada. Mama juga bilang, masih bisa ikut tahun depan. Ternyata, aku dipilih oleh tim pencari bakat untuk bisa ikut karantina. Senang banget rasanya, cita-cita saya untuk masuk PB Djarum semakin dekat,” ucap Nagita yang mengidolakan Gloria Emanuelle Widjaja tersebut.
Meski terpisah sementara waktu, dukungan dari orang tua tetap menjadi kunci bagi para atlet. Ibunda Nagita, Henny Anny Kaunang, menyatakan meski sedih berpisah, dia mendukung keinginan sang anak untuk mengejar mimpi.
“Sedih karena terpisah dari anak pasti ada. Tapi sebagai orang tua saya mendukung keinginan anak mengejar cita-citanya. Semoga Nagita bisa lolos di tahap karantina dan bisa bergabung di PB Djarum serta menjadi atlet yang bisa memberikan kebanggaan bagi Indonesia,” ungkap sang ibu.
Puluhan nama dari berbagai kota di Indonesia lolos lewat jalur turnamen ataupun pilihan Tim Pencari Bakat. Mereka akan masuk tahap karantina selama empat minggu (13 September‑11 Oktober 2025) sebelum seleksi akhir.
Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat:
U-11 Putri
Ailsie Elaina Sembiring - Bogor (PB Champion Kudus)
Adibha Fitria - Samarinda (PB Champion Kudus)
Neisha Athaya Namira - Cilacap (PB Star One Cilacap)
Nagita Nadila Posumah - Manado (PB Naushad)
Yosia Ratu Hasian Naibaho - Cimahi (Al-fath Badminton Club)
Anggi Yeputa - Klaten (PB Benggol Boyolali)
Afiqa Dewi Humaira - Bogor (PB Jimmy Hantu)
Lungita Gelda Krisyuani - Gunung Kidul (PB Dewaruci Gunungkidul)
Vicky Lee Alison - Tegal (PB Sinar Mutiara)
Najwa Khaira Wilda - Sidoarjo (PB Eka Jaya)