Keputusan ini berarti Indonesia kehilangan peluang strategis untuk menjadi tuan rumah Olimpiade, sebuah ambisi yang sebelumnya sempat dibahas dengan IOC.
Keputusan kedua IOC menyasar seluruh federasi olahraga dunia. IOC secara tegas merekomendasikan agar negara-negara dan federasi internasional tidak menyelenggarakan event olahraga internasional di Indonesia sampai ada jaminan resmi dari pemerintah Indonesia terkait akses bebas bagi semua atlet.
“Merekomendasikan kepada semua Federasi Internasional untuk tidak menyelenggarakan acara atau pertemuan olahraga internasional apa pun di Indonesia sampai pemerintah Indonesia memberikan jaminan yang memadai kepada Federasi Internasional bahwa mereka akan mengizinkan akses ke negara tersebut bagi semua peserta, apa pun kewarganegaraannya,” tulis EB IOC.
Keputusan ini berpotensi mengisolasi Indonesia dari peta penyelenggaraan olahraga dunia bila tak segera ada solusi diplomatik.
Dalam poin ketiga, IOC mengubah prinsip kualifikasi Olimpiade. Mulai saat ini, setiap negara yang ingin menjadi tuan rumah kompetisi kualifikasi Olimpiade harus memberikan jaminan resmi untuk mengizinkan semua atlet dari negara mana pun ikut bertanding.