BANTUL, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mendapat bantuan alat penyebaran informasi gempa dan tsunami terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Alat bantu informasi dengan nama Warning Receiver System (WRS) New Generation memudahkan BPBD dalam melakukan tindaklanjut setelah terjadinya gempa bumi.
Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto mengatakan WRS New Generation itu baru selesai dipasang di Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul. Alat itu merupakan pengembangan dari sebelumnya, namun kali ini informasi seputar gempa dan tsunami dari BMKG lebih detail, mulai dari waktu gempa, pusat dan kedalam gempa, hingga titik-titik terdampak dari gempa.
“Jadi alat ini cukup membantu bagi kami dalam melakukan pemetaan dan tindakan setelah terjadinya gempa dan informasinya lebih akurat,” kata Dwi, seusai penandatanganan kesepahaman antara BMKG Yogyakarta dan Bupati Bantul, Senin (3/7/2020).
Penandatanganan kesepahaman tersebut terkait pemanfaatan lahan untuk pemasangan alat deteksi gempa dan tsunami di wilayah Bantul. Selain Bantul, BMKG juga telah memasang alat serupa di kantor Staiusn Geofisika BMKG Yogyakarta, kantor BMKG Stasiun Metorologi Yogyakarta International Airport, kantor Badan SAR Nasional dan BPBD Sleman.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Yogyakarta, Agus Riyanto mengatakan telah memasang banyak sensor gempa. Sehingga gempa kecil apapun dapat terdeteksi dengan ke dalaman berapa pun. Informasi tersebut dapat disebarkan pemerintah atau lembaga yang mendapat bantuan WRS.