Warga Kulonprogo Pertanyakan Ganti Rugi Lahan Proyek Pelebaran JJLS

Kuntadi
Warga Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo saat menyampaikan keberatan terkait proyek pelebaran JJLS. Mereka meminta ada dana ganti rugi. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Dengan pertumbuhan wilayah dan adanya bandara, kata Misno, JJLS yang sata ini hanya dua lajur akan diperlebar menjadi empat lajur. Sehingga nantinya dari as jalan dilebarkan sampai 24 meter ke kanan dan kiri. Beberapa tikungan akan disesuaikan sehingga tidak akan sama.

Menurut Misno, sikap warga yang meminta ganti rugi atau kompensasi lahan tidak lepas dari pertumbuhan wilayah. Semula, harga lahan di JJLS tergolong murah dan tidak strategis seperti saat ini. "Sepertinya warga menggunakan aji mumpung (memanfaatkan kesempatan), apalagi bandara NYIA juga sedang dibangun dan berada di JJLS,” katanya.

Kendati demikian, Misno tidak mempermasalahkan dengan keberatan warga tersebut. Mereka juga harus menuangkan keberatannya dalam berita acara tertulis apakah mau menerima atau menolak. "Keberatan warga ini akan disampaikan kepada gubernur untuk dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan IPL (izin penetapan lokasi)," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Lebak, Pemotor asal Madura Tewas Terperosok Lubang Proyek Jalan

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal