Warga Depok Ancam Golput dalam Pemilu dan Pilpres 2019

Kuntadi
Warga Dukuh Depok, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman mengancam tidak akan menggunakan hak pilih pada Pemilihan Umum Pemilu atau Pilpres 2019. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id – Warga Dukuh Depok, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman mengancam tidak akan menggunakan hak pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) atau Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Ancaman golput tersebut terkait dengan konflik pengisian kepala dukuh yang tidak kunjung tuntas sejak delapan bulan silam.

Ketua Forum Peduli Depok Adi Triyanto menerangkan, sebenarnya warga tidak menolak mengikuti pemilu. Mereka hanya tidak ingin bertemu atau didatangi petugas panitia pendaftar dan pemilih (pantarlih) dalam proses pencocokan dan penelitian (Coklit).

"Kami tidak menolak pemilu, tetapi warga tidak mau didata oleh petugas pantarlih dalam coklit," kata Adi di Sleman, Jumat (27/4/2018).

Menurutnya, hampir 90 persen warga Depok tidak mau didata. Mereka kecewa dengan proses pengisian kepala dukuh menggunakan model tes yang hasilnya dinilai melanggar aturan. Warga kian kesal mengingat tidak ada respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Sleman terkait masalah tersebut.

Sedari awal warga tidak mendukung kepala dukuh terpilih hasil seleksi dilantik. Namun aspirasi warga tidak didengar pemerintah desa yang tetap melaksanakan pelantikan. Dampaknya, enam kepengurusan rukun tangga (RT) dan dua rukun warga (RW) mundur dari posisinya pascapelantikan kepala dukuh.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

57 tahun lalu

Cerita Sukses Cak Sudar, Usaha Bakso Malang Semakin Laris Berkat QRIS BRI

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang Timpa Becak di Sleman, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Bunuh Wanita gegara Emosi Cinta Ditolak, Pria di Sleman Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal