Salah satu perwakilan orang tua korban, Anto, menyampaikan kondisi psikologis anak-anak saat ini sangat memprihatinkan. Trauma akibat perlakuan tak manusiawi di tempat penitipan tersebut masih membekas kuat.
"Kami meminta pendampingan psikologi untuk anak-anak dan juga kami sebagai orang tua. Kami juga berharap Pemkot memberikan bantuan hukum demi menegakkan keadilan bagi anak-anak kami," ujar Anto.
Kasus ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan polisi pada Jumat sore lalu atas laporan orang tua yang curiga. Hasilnya, polisi menemukan fakta memilukan dan menetapkan 13 tersangka, mulai dari kepala yayasan, kepala sekolah, hingga belasan pengasuh.