Wacana PTM 50 Persen Timbulkan Gejolak, Orang Tua Siswa Ingin Prokes yang Diperketat

Kismaya Wibowo
Pelaksanaan PTM terbatas. (Foto: Ilustrasi/Ist)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Melonjaknya kasus Covid-19 yang diikuti dengan kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen menimbulkan gejolak di masyarakat. Kebijakan itu dirasa kurang tepat untuk pembelajaran siswa. 

“Kalau PTM 50 persen itu pembelajaran tidak maksimal. Lebih baik tetap 100 persen dengan protokol kesehatan lebih ketat,” ujar Dewi salah seoran wali siswa. 

Kebijakan pembelajaran 50 persen, justru akan membebani orang tua. Tidak hanya menyita waktu namun juga menguras tenaga. Mereka harus mengajari anaknya, sehingga banyak kegiatan lain yang tertunda. 

“Beban orang tua juga bertambah harus mengajari, padahal tidak semuanya punya waktu luang,” kata Dewi.    

Salah satu guru di Gunungkidul, Agus Suroyo mengatakan, sekolah pada prinsipnya siap menyesuaikan degan kebijakan yang dibuat pemerintah. Namun mereka ingin kebijakan harus ditelaah dan dikaji secara mendalam.  

“Efektivitas pembelajaran dengan PTM 50 persen harus dikaji, karena sekolah juga repot mengatur teknis pelaksanaan,” katanya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal