Viral Pengemudi Fortuner Ngamuk, Guru Besar UGM Sebut Jenis Mobil Bisa Pengaruhi Psikologi Seseorang

Yohanes Demo
Viral di media sosial video memperlihatkan aksi koboi pengendara mobil Fortuner berwarna hitam merusak mobil Brio berwarna kuning di kawasan Jalan Senopati, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id- Tak terima ditegur, seorang pengemudi Fortuner nekat melakukan perusakan terhadap mobil pengendara lain di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Minggu (12/02/2023). Kejadian ini pun sempat viral di media sosial.

Dalam video tersebut, pengemudi Fortuner tampak sedang marah sambil memukul sebuah mobil Brio, bahkan di akhir video pengemudi Fortuner sampai menabrakkan mobilnya ke mobil Brio berwarna kuning.

Aksi arogan pengemudi Fortuner yang menarik perhatian publik seperti ini tak hanya terjadi kali ini saja. Hal itu membuat banyak warganet yang memberikan stigma arogan kepada pengemudi Fortuner dan mobil sejenis seperti Pajero.

Guru Besar Psikologi dari Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Yayi Suryo Prabandari mengatakan, ada kemungkinan jenis mobil dapat mempengaruhi perilaku pemiliknya. Meski sampai saat ini belum ada studi atau penelitian yang khusus membahas tentang pengaruh jenis kendaraan terhadap perilaku seseorang.

Yayi mengatakan ada beberapa kemungkinan yang dapat mempengaruhi perilaku-perilaku pengguna jalan yang bersikap arogan. Pertama, dia menyebut karena harga mobil yang dia kendarai relatif mahal. "Karena takut hilang, takut keserempet, takut kegores," kata Yayi Suryo, Senin (13/02/2023).

Ketakutan itu memicu pemilik kendaraan  menjadi lebih posesif jika ada orang lain yang membahayakan kendaraannya. Selain itu, dengan membeli mobil dengan harga yang relatif mahal, seseorang menurut Yayi akan merasa memiliki power yang lebih besar ketimbang pengguna jalan yang lain.

Apalagi mobil tersebut juga memiliki ukuran yang relatif lebih besar daripada kendaraan pribadi lain yang ada di jalan, hal itu bisa membuat pengemudinya semakin merasa berkuasa di jalanan.

"Karena dia merasa lebih punya power, lebih punya kuasa di jalan, sehingga membuat seseorang jadi lebih arogan," kata dia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kompol DK Dipatsus Polda Sumut Buntut Video Viral Diduga Isap Vape Narkoba

57 tahun lalu

Viral Oknum Perwira Polisi terkait Narkoba, Kompol DK Diperiksa Propam Polda Sumut

57 tahun lalu

Toyota Rush dan Fortuner Tabrakan di Cilegon hingga Rusak Parah 

57 tahun lalu

Viral Motor Remaja Terbakar usai Jatuh gegara Ngebut di Jalan Rusak Jember

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Video Viral Diduga Pesta LGBT di Cirebon, Bikin Resah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal