Upacara Saparan Bekakak, Tradisi Masyarakat Ambarketawang Sleman Penuh Pengorbanan

Kuntadi
Prosesi penyembelihan boneka pengantin dari tepung beras dan ketan dalam Upacara Saparan Bekakak. (foto: antara)

SLEMAN, iNews.id - Upacara Saparan Bekakak merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan masyarakat Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman. Tradisi ini menjadi upacara selamatan yang dilaksanakan setiap bulan Sapar pada penangggalan Jawa. 

Upacara Saparan Bekakak dilaksanakan di Gunung Gamping sejak tahun 1755 atas perintah Sri Sultan Hamengkubuwono I untuk mengenang abdi dalemnya yang ditemukan mati di gunung gamping. Saparan Bekakak berarti upacara penyembelihan hewan atau manusia. Bekakak pada saparan ini hanya tiruan manusia yang berujud boneka pengantin dengan posisi duduk bersila yang terbuat dari tepung ketan.

Tradisi ini dilaksanakan mirip dengan hajatan pernikahan, karena ada malam midodareni yang bermakna turunnya bidadari. Selain itu juga ada kirab, penyembelihan pengantin bekakak dan Sugengan Ageng.  

Upacara Saparan Bekakak bertujuan untuk menghormati arwah Kiai dan Nyai Wirosuto dan keluargaya. Kiai Wirosuto adalah abdi dalem yang memayungi Sri Sultan Hamengku Buwana I saat tinggal di Pesanggrahan Ambarketawang. Bersama keluarganya ia tetap tinggal di Gamping dan tidak ikut pindah ke keraton, yang dianggap sebagai cikal bakal penduduk Gamping.

Upacara Saparan Bekakak dilaksanakan setiap hari Jumat pada bulan Sapar antara tanggal 10-20. Kirab pengantin dilaksanakan pukul 14.00 WIB, sedangkan penyembelihan bekakak pukul 16.00 WIB. 

Tradisi ini diawali dengan pembuatan bekakak dari tepung ketan dan membuat juruh dengan diiringi gejong lesung memainkan tembang kebogiro, thong-thongsot, dhengthek, wayangan, kutut manggung dan lain-lain. Setelah penumbukan beras telah selesai, dilanjutkan pembuatan bekakak, gendruwo, kembar mayang, dan aneka sesaji. 

Ada dua pasang pengantin yang dibuat. Satu pasang bergaya Solo dan sepasang lainnya bergaya Yogyakarta.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal