"Upaya sistematis pelemahan KPK sangat agresif dan beberapa pekan ini. Bahkan kalangan akademisi, aktivis juga mendapatkan teror," ujar dia.
Prof Koentjoro menilai, pengajuan revisi UU KPK tidak mengikuti prosedural legislasi. Begitu juga proses pemilihan calon pimpinan KPK yang dianggapnya penuh dengan kontroversi.
"Kami sangat prihatin, kita ingin memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan kita mendukung lembaga KPK," katanya.