Dia menambahkan, warga yang bersangkutan saat ini tengah diisolasi di Asrama Haji Jogja. Sementara, keluarga yang kontak erat dengannya akan menjalani pemeriksaan dan karantina mandiri di rumah dengan menjalankan protokol kesehatan dengan pemantauan Tim Pelapor Relawan Desa Pakembinangun sekaligus dibantu Satgas Dusun Pakemgede.
Suranto juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik, apalagi sampai mengucilkan keluarga yang tengah menjalankan karantina mandiri. Terlebih, setelah ada kabar seorang warga Pakem dinyatakan positif Covid-19.
Bahkan, informasi yang simpang siur itu sempat menyebutkan bahwa seorang pedagang di Pasar Pakem positif Covid-19. Kabar tersebut dibantah Suranto setelah dia berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman.
"Pasar Pakem dinyatakan tetap buka setelah dilaksanakan sterilisasi oleh petugas, dikarenakan tidak ada pedagang pasar yang positif Covid-19," katanya.
Dia meminta warga untuk tetap tenang dan bisa menyaring informasi dengan selektif sebelum membagikannya.
"Yang buat heboh malah warga luar desa, di sini semua tertib di lingkungannya. Warga tetangga hebohnya sesaat saja," ucapnya.