TPST Piyungan Bantul Kembali Dibuka, Begini Kondisinya

erfan erlin
Kondisi TPST Piyungan setelah sempat ditutup selama 45 hari. (foto: iNews.id/Erfan Erlin)

Kesibukan justru nampak di zona transisi satu. Puluhan pemulung mencoba mengais timbunan sampah untuk mencari barang yang bisa dimanfaatkan dan dijual. Selain itu juga ada beberapa ekor sapi mencari makan di tumpukan sampah.

Sebuah alat berat sudah berhenti beroperasi meratakan sampah tersebut. Di dekatnya terdapat timbunan sampah yang masih basah bercampur satu sama lainnya.

"Sejak sampah boleh masuk lagi, aktivitas pemulung dan sapi-sapi berkeliaran itu ada lagi," kata seorang pemulung, Maryono.

Sejumlah pekerja juga nampak sibuk mengerjakan proyek di zona transisi du. Sedangkan di kolam penampungan limbah Lindi, hanya ada petugas yang mencermati aliran air Lindi yang amengecil karena kemarau panjang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kuncoro Cahyo Aji mengatakan, TPST Piyungan saat ini sudah dibuka secara terbatas. Kuota sampah yang masuk ke TPST Piyungan maksimal 180 ton per hari. 

"Khusus zona transisi satu tetap dibuka secara terbatas untuk menerima sampah dari Kabupaten Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta," ujarnya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY

57 tahun lalu

2 Bocah di Indramayu Diduga Dilecehkan Pemulung, Diancam Dimasukkan ke Karung

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Pilu! Remaja Hilang Tenggelam saat Surfing di Pantai Parangtritis Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal