Tolak Penambangan Pasir, Warga Jomboran Sleman Pasang Spanduk Progo Ra Dido

Kuntadi
Warga Sleman menolak penambangan pasir Progo dengan membentangkan spanduk. (foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Rencana penambangan pasir di aliran Sungai Progo, Minggir, Sleman mendapat penolakan dari warga. Mereka tidak ingin penambangan dengan alat berat merusak lingkungan.

“Hari ini kami lakukan penolakan lagi dengan membentangkan spanduk Progo Ra Didol,” kata Ngajiono, salah seorang warga, Senin (5/10/2020).

Ngajiono mengklaim penolakan ini tidak hanya dilakukan warga Pedukuhan Jomboran, Sumberagung, Minggir, Sleman, tapi juga warga dua pedukuhan di Kabupaten Kulonprogo, yakni Pundak Wetan dan Wiyu Kembang yang berbatasan langsung. Selama ini, warga yang tinggal di bantaran Sungai Progo tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Kali Progo (PMKP).

Alasan warga menolak penambangan dengan alat berat karena tidak ingin ada kerusakan lingkungan. Penambangan dengan alat berat kerap menjadikan sumur warga menjadi kering.

“Warga takut sumur akan kering karena ada penambangan di sini,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gagal Jadi Polisi 2 Kali, Pria di Kulonprogo Menyamar sebagai Resmob untuk Curi Rokok

57 tahun lalu

Anggota Resmob Gadungan Rampok Minimarket di Kulonprogo Ditangkap, Begini Tampangnya

57 tahun lalu

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi YIA Kulonprogo

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita di Kulonprogo, Pelaku Emosi Utang Tak Dibayar

57 tahun lalu

Perusahaan Besar Kelapa Sawit Ditetapkan Tersangka Kasus Perusakan Lingkungan di Pelalawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal