Menurut Bambang, salah satu yang harus diwaspadai dalam Pilpres 2019 adalah kampanye hitam yang menjelek-jelekan pasangan calon dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini harus diantisipasi agar tidak berkembang dan meresahkan masyarakat. "Kita akan gunakan berbagai cara untuk pemenangan asalkan halal," ujarnya.
Karena itu, Bambang mengimbau kepada semua elemen masyarakat untuk selalu menjaga kondusivitas DIY selama masa kampanye Pilpres 2019. Tidak hanya damai, kata dia, namun kampanye Pilpres harus tenang, bermartabat, berbudaya dan kerkeadaban, demokratis dan menggembirakan untuk seluruh masyarakat DIY. “Yogyakarta adalah kota budaya dan jangan dicederai. Marilah melakukan kampanye damai," ujarnya.
Bambang juga mengajak masyarakat untuk melihat kiprah nyata dari pemerintahan Jokowi. Selama empat tahun memimpin mampu membangun Indonesia kea rah yang lebih baik. “Program yang ada harus dilanjutkan untuk memperluas nawacita,” ucapnya.
Wakil Ketua DPD PDIP DIY Eko Suwanto berharap agar Pemilu dan Pilpres 2019 bisa bermartabat dan berbudaya. “Kami akan menjunjung tinggi nilai-nilai Jogja Istimewa dengan melakukan kampanye tanpa politik uang, hoaks maupun fitnah. Kita harus mendukung pemilu yang berintegritas," tandasnya.
Turut hadir dalam pendaftaran Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf DIY, Sekretaris John S Keban (Partai Golkar), Bendahara Muh Suwarno dan Direktur Relawan Jokowi, Yuni Satia Rahayu.
Pendaftaran Tim Kampanye DIY ini diterima oleh Komisioner KPU DIY Ghoniyatun. "Semua persyaratan sudah diverifikasi dan dinyatakan lengkap dan sah," ucapnya.