Tentara Rusia dan China Makin Akrab, Fokus Latihan Perang Bersama

Anton Suhartono
Kapal perang Rusia dan China saat latihan perang bersama. Kedua negara sepakat memperdalam kerja sama bidang pertahanan. (Foto : Reuters)

"Rusia dan China tidak berupaya menguasai seluruh dunia begitu mengimplementasikan perjanjian bilateral. Kita tahu negara-negara lain memiliki kecenderungan seperti itu," kata Peskov.

Dia juga menuduh Amerika Serikat sebagai kekuatan yang berusaha mengganggu stabilitas serta menjadi sumber dari tindakan provokatif. 

Presiden Rusia Vladimir Putin saat menyampaikan pidato di Forum Ekonomi Timur awal bulan ini mengatakan, dominasi AS dalam politik dan ekonomi telah berkurang, sebaliknya negara-negara non-Barat justru menjadi lebih kuat.

Proses ini terjadi meskipun para elite Barat bersikap keras kepala, tidak mau melihat dan mengakui realitas yang objektif.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal