Temui Sri Sultan, Rektor UGM Minta Dukungan untuk Kembangkan GeNose Pendeteksi Covid-19

Kuntadi
Antara
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melihat "GeNose" alat pendeteksi Covid-19 di Kepatihan, Yogyakarta, Senin (12/10/2020). (Foto: Humas Pemda DIY)

"Tapi, itu juga masih menunggu. Setelah uji diagnosis, kami juga harus presentasi ke Kemenkes RI dulu, apakah hasil yang dikeluarkan alat betul-betul akurat, baru Kemenkes RI mengeluarkan izin edar," paparnya.

Terkait status kegunaan GeNose, Dian menjelaskan untuk saat ini terlalu dini jika GeNose disebut alat diagnosis. Untuk bisa mencapai standar diagnosis, ilmu kedokteran mensyaratkan sebuah alat harus punya akurasi medis meliputi sensitivitas, spesivisitas, dan Positive Predictive Value yang nilainya harus di atas standar.

"Karena belum ada hasil uji diagnosisnya, kami baru bisa mengatakan posisi alat ini sekarang masih bersifat alat screening mendampingi tes cepat dan PCR," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Alasan KPK Pilih Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Hari Antikorupsi Sedunia 2025

57 tahun lalu

Ketua KPK Temui Sri Sultan HB X di Yogyakarta, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal