Tatang Koswara, Sniper TNI yang Mampu Tembak Kepala Musuh dari Jarak 600 Meter

Faieq Hidayat
Sniper Peltu (Purn) Tatang Koswara berseragam Kostrad. (Foto dok pribadi/ Buku Satu Peluru Satu Musuh Jatuh).

JAKARTA, iNews.id - TNI AD mempunyai seorang legenda sniper yang diakui dunia. 
Peltu (Purn) Tatang Koswara adalah sniper atau penembak runduk TNI AD terbaik di Indonesia. Tatang masuk daftar 14 sniper di dunia. 

Dalam operasi militer Timor-Timur yang kini bernama Timor Leste, Tatang yang saat itu memiliki sandi S-3 atau Siluman 3 berhasil menembak musuh sebanyak 41 orang musuh. Senjata andalannya Winchseter M-70.

Lelaki kelahiran 12 Desember 1946 di Cibaduyut Bandung ini sebelum bertempur di Timor-Timur berlatih sniper dan kursus anti-teror yang diselenggarakan oleh personel Green Berets di Batujajar, Bandung. Tatang pertama kali menembak mati target saat bertempur di Lautern. 

Salah satu misinya tempur Tatang yang menghasilkan kill hingga 41 orang adalah ketika menghadang pasukan Fretillin di kawasan Remexico pada tahun 1977 lalu. 

Pria yang mempunyai empat orang anak ini membekali diri dengan senapan Winchseter M-70, peredam suara dan 50 butir peluru kaliber 7,62 mm. Sesuai doktrin pelatih Green Berets, setiap sniper yang bertugas perang diperintahkan membawa 50 peluru. Sebanyak 49 peluru untuk musuh, sedangkan satu peluru yang tersisa untuk snipernya.

"Lebih baik seorang sniper mati bunuh diri daripada tertangkap musuh. Dengan misi tempur one way ticket itu," kata Tatang dalam buku Satu Peluru Satu Musuh Jatuh karya A Winardi yang dikutip, Kamis (11/11/2021).

Prajurit Kopassus Letnan Ginting yang pernah mengawal Tatang dalam pertempuran mengakui kehebatan pria asal Cibaduyut Bandung ini. Ginting menyaksikan Tatang menembak kepala musuh dari jarak 300 hingga 600 meter. 

Kekaguman Ginting kemampuan menembak Tatang dilaporkan kepada Kolonel Edi Sudrajat yang saat itu menjabat Dansatgassus. "Kamu benar-benar gila," kata Edi kepada Tatang. 

Legenda sniper terbaik Indonesia Peltu (Purn) Tatang Koswara. (Foto Buku Satu Peluru Satu Musuh Jatuh).

Kelabuhi Musuh dengan Sepatu Pakai alas Terbalik
Tatang sengaja menciptakan sepatu dengan alas terbalik. Tujuannya untuk mengelabui pasukan musuh yang berpatroli. 

Kebetulan keluarga besar Tatang perajin sepatu di Cibaduyut. Berkat pemahaman pembuatan sepatu, alas terbalik buatan Tatang bisa digunakan dengan nyaman.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditangkap Bareskrim, Begini Peran Bripka Dedy di Kampung Narkoba Samarinda

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel

57 tahun lalu

TNI AD Bangun Jembatan Gantung Lo Pasir Banyumas, Program Prabowo Sejahterakan Warga

57 tahun lalu

Kasus Kematian Prada Lucky, 17 Anggota TNI Divonis 6-9 Tahun Penjara dan Dipecat 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal