Tarik Pengunjung Gumuk Pasir Rp100.000, Bupati Bantul: Bisa Kena Sanksi

erfan erlin
Tangkapan layar dari akun tiktok @Dwiriyantoo. (Foto : Ist)

BANTUL, iNews.id- Sebuah video dari akun tiktok @Dwiriyantoo viral. Video berisi keluhan wisatawan yang diminta bayar Rp100.000 saat berada di Gumuk PasirBantul ramai mendapat sorotan warganet.

Video tersebut bahkan sudah ditonton lebih dari 1,3 juta dan mendapat sekitar 48 ribu likes, 4.902 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 1.361 kali. 

Video berdurasi 45 detik itu menunjukkan seorang ibu yang meminta kepada pengunjung tersebut untuk membayar jasa pariwisata dengan dalih tempat itu adalah lahan pribadinya. 

Ramai di media sosial Tiktok seorang wisatawan yang sedang berkunjung ke Gumuk Pasir, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul diminta untuk membayar uang sebesar Rp100.000 ini mendapat tanggapan langsung dari Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.

Halim mengaku belum bisa menyimpulkan apakah pungutan yang diminta oleh warga di Gumuk Pasir tersebut masuk akal atau tidak. Namun dia sudah meminta jajarannya untuk mengusut kasus ini satu persatu. 

Dan jika warga yang meminta bayaran tersebut mengklaim gumuk pasir itu tanah pribadinya, bukan bagian dari tanah kasultanan atau sultan ground (SG), bukan sebuah persaoalan. Karena sejatinya, pelaku wisata tetap harus mematuhi peraturan yang ada. 

“Harus dilihat satu persatu, walaupun itu milik pribadi dia harus mengikuti ketentuan (yang berlaku). Ora iso sakarepe dewe, iki tanahku dewe kok, ya enggak bisa. Yang namanya pariwisata itu ada standar tarif," ujarnya

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Modus Ajak Makan Bakso, Pria Pengangguran Bawa Kabur Motor Janda di Mojokerto

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal