Tanah Tutupan Jepang Hambat Pembangunan JJLS di Bantul, Begini Respons Presiden Jokowi

Yohanes Demo
Presiden Jokowi meresmikan Jembatan Kretek II Bantul. (foto: istimewa)

BANTUL, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi)  menanggapi singkat polemik proses penyelesaian proyek pembangunan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) yang terhambat akibat adanya persoalan pembebasan lahan. Lahan di kelok delapan belas di Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, berstatus tanah tutupan Jepang.

"Nanti teknis, itu teknis nanti urusannya pak menteri PUPR (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono), bisa ditanyakan ke pak menteri PUPR," kata Jokowi pada acara peresmian Jembatan Kretek II, Jumat (02/06/2023).

Pembebasan lahan saat ini belum selesai. Pemerintah belum memberikan penjelasan terkait adanya uang ganti rugi kepada masyarakat pemilik tanah atau ahli waris tanah yang sempat dikuasai oleh Jepang pada masa penjajahan di masa lalu.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengaku telah mengumpulkan para penggarap tanah tutupan Jepang beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut untuk membahas solusi persoalan kepemilikan tanah tutupan Jepang tersebut.

Sampai saat ini tidak ada pembahasan soal pemberian kompensasi kepada penggarap lahan tanah tutupan yang terdampak JJLS. Bupati beralasan jika tanah tutupan Jepang kepemilikannya belum jelas. 

"Ganti rugi tidak ada. Ini enggak jelas, ini tanah tutupan Jepang sampai hari ini seperti tanah tak bertuan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal