Tak Terserap BPNT, Puluhan Ton Beras Menumpuk di Gudang Gapoktan

Budi Utomo
Para pekerja mengemas beras di Gapoktan Panca Manunggal, Kulonprogo. (foto: istimewa)

KULONPROGO, iNews.id - Kebijakan pemerintah pusat yang mengalihkan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) secara tunai lewat Kantor Pos pada periode Januari-Maret kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dikeluhkan para supliyer. Kondisi ini menyebabkan puluhan ton beras menumpuk di gudang Gapoktan

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Panca Manunggal, Margiyono mengatakan, sebelumnya mereka telah dipercaya menyalurkan komoditas beras melalui e-warong. Namun sejak periode Januari-Maret yang bersumber dari APBN dialihkan penyalurannya, membuat stok beras di gudangnya menumpuk. 

“Karena BPNT dialihkan ke tunai lewat kantor pos, 40 ton beras yang kami siapkan menumpuk di gudang,” kata Margiyono, Senin (7/3/2022). 

Stok beras ini sudah disiapkan sejak bulan Januari lalu. Namun pada bulan Maret ada pengalihan beras menjadi bantuan tunai. Padahal mereka sangat menantikan order dari e-warong. 

“Dampaknya juga ikut dirasakan petani, karena tidak semua gabah petani terserap,” ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karyawan Kantor Pos Takalar Penganiaya Atasan dan Rampok Uang BLT Ditangkap

57 tahun lalu

Elemen Masyarakat Yogya Kirimkan Rompi Antipeluru untuk Hakim MK agar Tahan Tekanan Penguasa

57 tahun lalu

Potret Memprihatinkan Nenek Miskin di Brebes, Tinggal di Gubuk Reyot yang Nyaris Roboh

57 tahun lalu

Kabar Baik, 156 KPM di Bangka Barat Dapat Bantuan Sosial Uang Tunai

57 tahun lalu

Pemkab Gunungkidul Mulai Distribusikan Bantuan Pangan Beras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal