Dikatakan, BPOM melaksanakan program prioritas nasional pembinaan UMKM obat tradisonal. Mereka melaksanakan program pembinaan, peningkatan kapasitas pelaku UMKM obat tradisional untuk menerapkan cara pembuatan obat tradisional yang baik dilakukan secara bertahap.
“Jamu adalah tradisi dan jati diri bangsa Indonesia yang dibuat dari keanekaragaman hayati Indonesia dan mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat,” ujar Penny.
Sejak dahulu, jamu telah digunakan secara luas untuk memelihara kesehatan dan pengobatan tradisional serta terbukti empiris berkhasiat untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Di tengah pandemi Covid-19, jamu semakin digemari.
“Saat ini dengan adanya pandemi Covid-19 memberikan hikmah pentingnya kesehatan dan daya tahan tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi herbal dan jamu. Kebutuhan masyarakat saat ini menjadi peluang untuk meningkatkan supply jamu,” ucapnya.
Puji Rahayu, penjual jamu Gendong asal Kota Yogyakarta mengaku lega usahanya sudah mendapatkan sertifikasi dan pelatihan dari BPOM. Dari pelatihan tersebut, sekarang dia lebih memahami penerapan standart pengolahan seperti pemilihan bahan baku hingga kebersihan karyawan.
“Sekarang juga bisa membedakan mana produk yang sudah bersertifikat, semoga program ini bisa berlanjut,” ucapnya.