Tak Efektif Turunkan Angka Kemiskinan, DPRD Kulonprogo Minta Program Bansos Dievaluasi

Antara
DPRD Kulonprogo minta eksekuti evaluasi program bansos karena tak efektif turunkan angka kemiskinan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Lajiyo juga meminta agar ketahanan pangan di sektor pertanian mendapatkan perhatian serius. Pemkab harus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi pupuk dan kestabilan harga produk pertanian di tingkat petani.

"Perlu adanya komitmen pemkab dalam melakukan pengawasan, supaya tidak ada monopoli yang diduga dilakukan pemilik modal," katanya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana mengatakan, program penanganan kemiskinan ekstrim difokuskan di Samigaluh, Pengasih, Kokap dan Sentolo pada pada 2022 ini. Dari empat kecamatan tersebut ada 10 desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

"Di empat kecamatan tersebut angka kemiskinan sangat besar, dibandingkan kecamatan lainnya," katanya.

Nantinya, program pengentasan kemiskinan terpadu akan dipusatkan di sana. Program ini juga akan dievaluasi sejauh mana dampaknya dalam menurunkan angka kemiskinan.  

"Nanti akan kami evaluasi apakah program pengentasan kemiskinan tepat sasaran. Dampak program tersebut bisa dilihat dalam satu tahun," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos

57 tahun lalu

BPS: Jumlah Penduduk Jatim Tembus 42,11 Juta Jiwa

57 tahun lalu

Cek Bansos Kemensos, Gus Ipul Pastikan BLTS Rp300.000 Cair Bulan Ini

57 tahun lalu

Tersangka Kasus Korupsi Bansos 2018, Sekda Keerom Ditahan di Rutan Polda Papua

57 tahun lalu

Bansos Presiden Jokowi Bergulir di MK, Gibran: Dibuktikan Saja 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal