Tak Ditawari Rumah Kontrakan, Penolak Bandara NYIA Bertahan di Masjid

Kuntadi
Warga Temon, Kulonprogo yang menolak bandara hanya bisa pasrah melihat rumahnya dirobohkan. (Foto: Dok.iNews.id)

Uang kompensasi atas tanah dan bangunan Masjid Al Hidayah, akan dipakai untuk membeli tanah dan membangun masjid baru di lokasi relokasi. Sedangkan satu petak lain sudah dibelikan sawah di belakang balai Desa Palihan.

Kepala Desa Palihan Kalisa Paraharyana, mengatakan saat ini proses pemindahan masjid sudah diajukan ke pusat. Proses pemindahan harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Agama. "Sudah kita ajukan surat pemindahan ini," kata Kalisa.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura (AP) I Yogyakarta menyiapkan 20 rumah kontrakan di sekitar lokasi proyek pembangunan bandara baru Yogyakarta atau New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo.

Puluhan rumah kontrakan itu diperuntukkan bagi warga yang tergusur proyek bandara NYIA. Total ada 24 rumah milik warga penolak pembangunan bandara baru yang dirobohkan PT AP I. “Kita sudah siapkan 20 rumah kontrakan bagi mereka selama tiga bulan," tandas Juru Bicara Proyek Pembangunan NYIA, Agus Pandu Purnama, Kamis (19/7/2018).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Temui Wali Kota, Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ungkap Kondisi Sang Anak

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal