Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Temui Wali Kota, Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ungkap Kondisi Sang Anak
Advertisement . Scroll to see content

Tak Ditawari Rumah Kontrakan, Penolak Bandara NYIA Bertahan di Masjid

Rabu, 25 Juli 2018 - 21:59:00 WIB
Tak Ditawari Rumah Kontrakan, Penolak Bandara NYIA Bertahan di Masjid
Warga Temon, Kulonprogo yang menolak bandara hanya bisa pasrah melihat rumahnya dirobohkan. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Hasto berharap warga yang mendirikan tenda memiliki kesadaran atas kondisi di lapangan. Proyek pembangunan NYIA terus berjalan, sehingga akan sangat rawan. Masalah inipun sedang dibahas, apakah mereka bisa masuk dalam kriteria penerima bantuan perumahan. "Ya nanti akan kita petakan, kalau memang dana kompensasinya sedikit bisa," tandasnya. 

Hasto mengatakan, bangunan masjid ini harus dirobohkan dan dipindah. Namun, dia meminta agar perobohan masjid dilakukan secara manual, tidak dengan alat berat. Sehingga gentengnya diturunkan satu persatu, termasuk atap dan dinding. "Nanti secara manual diturunkan, tidak pakai backhoe," ucapnya.

Nazir (pemegang amanat tanah wakaf) Masjid Al Hidayah, Muslihudin Sukardi mengatakan status tanah atas masjid tersebut berada di dalam Izin Penetapan Lokasi (IPL). "Masjid itu berdiri di atas tanah wakaf," katanya.

Tanah masjid ini telah diwakafkan oleh Siswo Suwarno, orang tua dari Hermanto dan Fajar Ahmadi yang termasuk penolak bandara NYIA. Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengeluarkan sertifikat tanah wakaf pada 1994. Sehingga proses wakaf tanah seluas 267 meter persegi ini dipastikan sebelumnya.

Sempat ada wacana pelebaran Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang diperkirakan akan menabrak masjid hingga setengahnya. Saat itu sudah ada wacana untuk memindah masjid dan sudah ada tanah pengganti. Sehingga ada dua petak lahan yang dikelola oleh Nazir yang semuanya tergusur bandara. "Keduanya sudah diberikan kompensasi," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut