Suporter Bola DIY Desak PSSI Gelar KLB dan Reformasi Tata Kelola Organisasi

Kuntadi
Suporter bola di DIY mendesak dilakukan KLB dan reformasi di tubuh PSSI. (foto: iNews.id/Kuntadi)

Perwakilan BCS Sleman, Zulfikar mengaku sepakat kompetisi dihentikan sementara waktu. Baginya suporter berhak bersikap terkait sepakbola, agar tidak hanya dipandang sebagai konsumen. 

“Selama ini suporter hanya dipandang sebelah mata. Hanya beli tiket dapat murah, tetapi tidak ada asuransi sedikitpun,” katanya. 

BCS mendukung agar tragedi Kanjuruhan diusut tuntas dan tata kelola persepakbolaan dibenahi. Begitu juga dengan PSS Sleman harus bisa bergerak mensikapi kondisi yang ada. 

“Sekarang mau bagaimana, wong CEO saja nggak punya. Kami inginnya tidak sekadar KLB, tetapi perbaikan tata kelola," ujarnya. 

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal DIY, Cholid Mahmud mengatakan, tragedi Kanjuruhan memunculkan polemik tata kelola olahraga nasional. Begitu ada kejadian ini, semuanya bingung siapa yang harus bertanggungjawab.  

“Kami di DPD punya fungsi regulasi. Kalau di UU belum tercover, kami akan mendorong dibuat regulasi secara khusus," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Final Liga 4 Lampung Ricuh, Wasit Dikejar dan Dipukul usai Anulir Gol

57 tahun lalu

Indra Sjafri Dipecat usai Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025

57 tahun lalu

Bikin Meleleh, Ini Komentar Shin Tae-yong jika Kembali Latih Timnas Indonesia

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan PSSI Pecat Patrick Kluivert dari Timnas Indonesia

57 tahun lalu

Laga Persib vs Persebaya, Polisi Sekat Bonek di Batas Kota Bandung Tak Boleh Hadir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal