Stok Amunisi Rusia Diprediksi Telah Menipis, hanya Bertahan hingga Awal 2023

Ahmad Islamy Jamil
Stok amunisi Rusia diprediksi telah menipis, hanya akan bertahan hingga awal 2023. (Foto ilustrasi : Reuters)

Untuk diketahui Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina. 

Moskow mengklaim tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina. Atas tindakan Rusia ini, negara-negara Barat dan sekutunya menjatuhkan beragam sanksi terhadap Moskow. Selain itu mereka juga terus memasok persenjataan ke tentara Ukraina.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Ilegal di Muba, Sita Pistol dan 18 Amunisi

57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tetapkan 5 Tersangka Pemasok Senjata-Amunisi untuk KKB Papua

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 5 Simpatisan KKB di Nabire, Pemasok Logistik dan Amunisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal