Pemeriksaan tersebut, kata dia, untuk melihat kondisi sebenarnya yang bersangkutan, bukan orang tuanya.
"Kami ingin objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini juga untuk menilai apakah Enzo layak atau tidak untuk melanjutkan sebagai calon prajurit Akmil TNI AD," katanya.
KSAD mengatakan, pendidikan calon Taruna di Akmil berlangsung selama empat tahun. Sehingga masih banyak waktu untuk menilai Enzo.
" Yang bersangkutan (Enzo) hingga saat ini masih mengikuti pelatihan karena kami masih akan melakukan tes pendalaman termasuk kepada semua calon prajurit," ujarnya.
Andika menambahkan, pemeriksaan terhadap Enzo akan dilakukan dalam satu hingga dua hari ke depan apakah yang bersangkutan bagus, layak atau tidak semua itu bergantung dari hasil pemeriksaan.