Sindikat Pengutil Asal Jakarta Digulung, Alasan ke Jogja untuk Liburan

erfan erlin
Polisi dan tersangka melihat rekaman CCTV aksi pencurian. (Foto : MPI/erfan erlin)

Tersangka AF berperan masuk ke dalam toko membawa tas yang digunakan untuk membawa keluar barang yang dicuri dari dalam toko. Tersangk YY berperan masuk ke dalam toko membawa tas yang digunakan untuk membawa keluar barang yang dicuri dari dalam toko. 

Tersangka EA berperan sebagai sopir mobil Avanza yang digunakan sebagai sarana untuk melakukan pencurian. Tersangka RF berperan sebagai sopir mobil Grand Livina yang digunakan sebagai sarana untuk melakukan pencurian. Tersangka MF berperan mengawasi situasi saat melakukan pencurian.

"Peran ini sudah mereka bagi jauh hari sebelumnya. Enam orang pelaku memang dibekali tas srempang untuk menyembunyikan barang curian," ujarnya.

Sebelum beraksi mereka telah melakukan pengamatan terlebih dahulu. Swalayan yang mereka incar adalah yang ramai pengunjung. Sementara barang-barang yang diincar adalah barang yang tidak ada scan barcode-nya.

Sehingga barang-barang tersebut akan lolos dari pemindaan di pintu keluar swalayan tersebut. Barang yang mereka ambil adalah barang non makanan yang mudah laku ketika dijual.

"Oleh ketua kelompok barang-barang tersebut dijual di pasar tradisional di Jakarta dengan harga miring," ujarnya.

Dari tangan pelaku polisi berhasil 44 buah pelekat gigi palsu merk Polident, 37 buah handbody merk Vaseline, 17 buah minyak rambut merk Loreal Studio. Sebuah mobil Avanza warna abu-abu Nopol B-1640-PVM, sebuah mobil Grand Livina warna merah maroon Nopol B-2366-TBG 

"Kepada tersangka akan dikenakan pasal 363 KUHP ayat (1) tentang Pencurian  dengan hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun," ujarnya.

DH mengaku baru 3 bulan melakukan aksi mereka. Mereka berkeliling ke berbagai wilayah di Jawa dan Sumatera. Untuk sekali jalan, mereka mendapatkan hasil masing-masing Rp150.000 perorangnya tergantung omset yang berhasil dikumpulkan.

"Kami ketemu di Jakarta. Ke Jogja ini karena kami belum pernah ke sini, sekalian liburan," ujar ibu rumah tangga ini.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Mudik Gratis Kapal Perang Diserbu Pemudik, KRI Banda Aceh Angkut Ribuan Orang

57 tahun lalu

Arus Balik Lebaran, Penumpang Kereta di Stasiun Lamongan Tembus Ribuan Orang

57 tahun lalu

Kisah Pemudik Bonceng Istri dan 2 Anak, Pilih Naik Motor demi Hemat Biaya ke Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal