Sidang Lanjutan Penggelapan Tas Branded Senilai Rp12 Miliar di PN Sleman, Begini Faktanya

Galih Wisma
Lanjutan persidangan kasus penggelapan tas branded senilai Rp12 miliar di PN Sleman. (Foto: istimewa)

Jaksa penuntut telah mendakwa kliennya melalukan penggelapan tas dan jam tangan impor milik korban Santoso Nidyo. Peristiwa ini diawali saat korban bekerja sama dengan Angela Charlie (terdakwa lain) dalam bisnis tas dan jam tangan impor, pada Februari 2017.

Korban memberikan suntikan modal senilai Rp12 miliar dengan profit empat persen. Namun dalam perjalanannya Angela Charlie mengalami kesulitan mengembalikan modal. Sebagai solusi Angela Charlie meminjam uang Rp7 miliar kepada terdakwa, dengan jaminan 61 tas dan 7 jam tangan impor. 

Santoso Nindyo akhirnya mentransfer Rp3,5 Miliar kepada suami terdakwa atas permintaan Angela Charlie untuk menebus 22 tas dan 3 jam tangan dari total 68 item barang yang digadaikan. Dilanjutkan mengecek sisa 43 tas dan jam tangan impor yang belum ditebus. Untuk memastikan kondisi barang tidak berubah. 

Pada Oktober 2017, Korban membuat laporan ke Polres Sleman, dengan terlapor Angela Charlie. Proses hukum berlanjut, hingga dijatuhkan putusan pidana penjara 10 bulan dari tuntutan 1 tahun. Sampai pada pemeriksaan barang bukti, korban mengaku tidak sesuai dengan kondisi saat awal digadaikan, sehingga terdakwa dilaporkan dengan pasal penggelapan.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Akun Instagram Kejati DIY Kena Hack, Posting Promo Tebus Murah HP

57 tahun lalu

DPO Kasus Penipuan Ditangkap Tim Tabur Kejati DIY Saat Akan Ceramah di Salatiga Jateng

57 tahun lalu

Pomdam V Brawijaya Periksa 3 Oknum TNI terkait Kasus Penggelapan Ratusan Motor

57 tahun lalu

Kasus Mafia Tanah Kas Desa Caturtunggal Sleman, Kejati DIY Tetapkan Jogoboyo Tersangka

57 tahun lalu

Korupsi Rp3,48 Miliar, Mantan Kasir BUKP Pandak Bantul Ditahan Kejati DIY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal