Sidak Pasar Kranggan, Wali Kota Jogja Minta Pedagang Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

Antara
Petugas Satpol PP berjaga di salah satu pasar tradisional di Yogyakarta untuk mengantisipasi luberan pedagang. (Foto: antara.com)

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono mengatakan, selama masa PPKM Darurat mereka telah melakukan sosialisasi kepada pedagang. Maksimal setiap hari hanya ada 50 persen dan pedagang berjualan secara bergantian.

Dwi Sutono mengaku sudah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengantisipasi luberan pedagang yang ada di luar pasar. Kerap pedagang memilih berjualan di luar agar lebih laku. Begitu juga pembeli ingin yang mudah ditemui daripada harus masuk.

“Luberan ini berpotensi menimbulkan kerumunan, kami sudah koordinasi dengan Satpol PP untuk mengaturnya,” katanya.  

Untuk membatasi kapasitas pengunjung pasar, beberapa pintu masuk dikunci untuk mengurangi akses masuk. Seperti di Pasar Beringharjo hanya dibuka di pintu utama. Sedangkan pintu samping tetap ditutup agar pengunjung tidak meluber.

“Kami juga sarankan konsumen membeli dengan online,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wali Kota Jogja Janji Kawal Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha hingga Tuntas

57 tahun lalu

Temui Wali Kota, Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ungkap Kondisi Sang Anak

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal