Serangan Rusia Makin Agresif, Presiden Ukraina Terus Serukan Perlawanan

Anton Suhartono
Tentara Ukraina berjaga di dekat sebuah jembatan yang rusak akibat perang. Rusia terus meningkatkan serangan ke Ukraina. (Foto: Reuters)

"Kekuatan artileri yang kami punya tidak mencukupi dan pasukan meminta lebih banyak bantuan untuk mempertahankan Pisky," kata Zhdanov, seraya menegaskan kota itu pada dasarnya masih berada dalam kendali Ukraina.

Zelenskiy mengatakan Ukraina berkali-kali mengusulkan format pembicaraan damai kepada kepemimpinan Rusia, namun tak ada kemajuan. Oleh karena itu fokusnya saat ini bertahan dari serangan.

"Jadi kita harus mempertahankan diri. Kita harus merespons setiap bentuk teror, setiap peristiwa penembakan, penembakan sengit, yang tidak berhenti selama seharian," katanya, dalam pesan video pada Minggu malam.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Buronan Paling Dicari Eropa Ditangkap di Bali, Terlibat Pembunuhan dan Perampokan Sadis

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal