Serangan Rusia Makin Agresif, Presiden Ukraina Terus Serukan Perlawanan

Anton Suhartono
Tentara Ukraina berjaga di dekat sebuah jembatan yang rusak akibat perang. Rusia terus meningkatkan serangan ke Ukraina. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Serangan pasukan Rusia makin agresif. Militer Ukraina melaporkan, pasukan Rusia membombardir beberapa kota sejak Minggu kemarin.

Menurut Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, Rusia melepaskan tembakan persenjataan berat ke belasan kota di front selatan, khususnya Kherson

Wilayah itu sebagian besar sudah direbut pasukan Rusia. Meski demikian tentara Ukraina berupaya merebut kembali kota-kota yang dikuasai.

Wilayah yang menjadi perhatian saat ini adalah tempat berdirinya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang bertetangga dengan Kherson. 

Ukraina dan Rusia saling menuduh membombardir pembangkit tenaga nuklir terbesar di Eropa itu. PLTN Zaporizhzhia sebenarnya sudah dikuasai oleh Rusia sejak Maret, namun pengoperasioannya masih dijalankan tenaga dari Ukraina.

Sekjen PBB Antonio Guterres menyerukan penerapan zona demiliterisasi. Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia menempatkan militer dan persenjataan di PLTN lalu melancarkan serangan ke beberapa kota di Ukraina dengan harapan tak akan dibalas.

Ukraina berupaya merebut kembali kembali Zaporizhzhia serta Kherson. Di sisi lain pasukan Rusia mencapai kemajuan setelah melakukan serangan untuk merebut wilayah yang baru seperti di Avdiivka. Sejak 2014, wilayah itu menjadi salah satu pos terdepan pasukan Ukraina di dekat Donetsk.

Pakar militer Ukraina Oleg Zhdanov mengatakan, situasi di Avdiivka dan kota-kota terdekat, seperti Pisky, sangat sulit karena terus menerus dibombardir.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Buronan Paling Dicari Eropa Ditangkap di Bali, Terlibat Pembunuhan dan Perampokan Sadis

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal