Sejak Letusan yang Tewaskan Mbah Maridjan, Merapi Sudah 7 Kali Erupsi

Kuntadi
Sejumlah petani saat menyaksikan letusan Gunung Merapi di persawahannya. (Foto: Antara/ Aloysius Jarot Nugroho)

Hanik membantah soal informasi yang menyebar di masyarakat penyebab letusan akibat hujan deras di puncak Gunung Merapi. Sebab di puncak, sudah lebih dari 10 hari tidak ada hujan.

“Ini karena akumulasi gas, tidak ada hujan atau pun awan panas,” ujarnya.

Saat ini kondisi Gunung Merapi juga sudah kembali normal. Nyaris di alat seismograf juga tidak ada pergerakan yang signifikan. “Masyarakat jangan panik. Tetapi rekomendasi kami jangan ada aktivitas 2 km dari puncak,” tuturnya.

Gunung Merapi mengalami erupsi freatik, Jumat (11/5/2018) pagi sekitar pukul 07.32 WIB. Letusan disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah. Letusan melontatkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.

Letusan berlangsung tiba-tiba. Jenis letusan adalah letusan freatik yang terjadi akibat dorongan tekanan uap air yang terjadi akibat kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi. Letusan freatik disebabkan oleh faktor eksternal berupa air hujan yang masuk ke dalam kawah. Letusan freatik juga disebut sebagai letusan pembuka. Munculnya letusan ini, biasanya mengawali dua letusan lain yang kekuatannya jauh lebih besar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Korban Tewas Banjir Lahar Merapi di Magelang Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal