Rusia Segera Gelar Referendum di Ukraina, Amerika Menentang Keras

Umaya Khusniah
Pemerintah Rusia tengah bersiap untuk mengelar referendum di wilayah Ukraina yang berhasil mereka kuasai. (Foto : Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Rusia tengah bersiap untuk mengelar referendum di wilayah Ukraina yang berhasil mereka kuasai. Rencana referendum ini mendapat penokajan keras dari Amerika Serikat (AS). 

AS juga mengklaim jika komunitas internasional tidak akan menganggap pemilihan seperti itu sah.

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, Rabu (24/8/2022) mengatakan referendum akan digelar dalam hitungan hari atau minggu. "Referendum pertama dapat diumumkan segera setelah akhir minggu ini," katanya. 

Moskow telah menginstruksikan para pejabat untuk memulai persiapan di daerah-daerah Ukraina yang berada di bawah kendalinya. Wilayah yang dimaksud di antaranya, Kharkiv, Kherson, Zaporizhia, sebagian Donetsk dan Luhansk. 

"Kami menduga, Rusia mencoba memanipulasi hasil referendum ini dengan klaim palsu bahwa orang-orang Ukraina yang ingin bergabung dengan Rusia. Sangat penting untuk menyerukan dan melawan disinformasi ini secara real time," kata Kirby.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal