Rusia Diduga Gunakan Peralatan Militer Prancis untuk Serang Ukraina

Anton Suhartono
Rusia diduga menggunakan peralatan militer dari Prancis untuk menyerang Ukraina. (Foto Ilustrasi : Reuters)

Pemerintahan Hollande sempat membatalkan penjualan dua helikopter angkut Mistral ke Rusia pada 2015 akibat tekanan negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Namun Prancis pada tahun-tahun berikutnya dituduh tetap mengirim persenjataan, sesuai kontrak yang ditandatangani sebelum embargo.

“Pemerintah Prancis sama sekali tidak meragukan potensi penggunaan dari mereka,” bunyi laporan Disclose, seraya menambahkan pengiriman senjata ke Rusia berlanjut hingga 2019. 

Pasokan persenjataan kepada Rusia melibatkan perusahaan pertahanan Prancis, Safran dan Thales. Pemerintah Prancis memiliki saham besar di dua perusahaan tersebut.

Disebutkan perangkat yang diekspor termasuk sistem navigasi canggih buatan Thales untuk 60 jet tempur Sukhoi Su-30, 55 kamera termal untuk tank Rusia, 800 kamera pencitraan termal Catherine XP dengan penglihatan malam untuk mengidentifikasi target manusia.

Selain itu produk Safran yang dikirim ke Rusia adalah kamera termal Matis untuk tank dan sistem pencitraan inframerah untuk helikopter serbu Ka-52.

Pakar militer mendeteksi penggunaan peralatan canggih Prancis pada jet tempur dan tank oleh Rusia saat pengeboman menuju Ibu Kota Kiev, Ukraina.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

WNA Prancis Jadi Korban Penipuan Online Rp2,5 Miliar, Modus Pelaku Menyamar Pegawai Pajak

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Remaja Nakal di Bengkulu Akan Dijemput Personel TNI-Polri dan Dibawa ke Barak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal