Rumah Dinas Digusur TNI, Warga Dipoyudan Akan Mengadu ke Sultan

Kuntadi
Warga berkerumun di rumah dinas TNI yang ditertibkan personel Korem 072 Pamungkas Yogyakarta di Blok Pathuk, Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Warga berharap pengosongan rumah dinas diselesaikan dengan arif dan bijaksana. Tidak dengan cara paksa dan saling menghormati. Apalagi, Yogyakarta dikenal istimewa dan warga juga memegang surat kekancingan dan sedang porses hukum di PTUN Yogyakarta.

Danrem Yogyakarta Brigjend TNi M Zamroni mengatakan tanah dan rumah yang ditempati merupakan tanah Sultan Ground yang pengelolaanya diserahkan kepada Korem. Namun warga yang sudah merupakan ahli waris ini tidak mau mengosongkan rumah. “Kita sudah 19 tahun melakukan pendekatan, jadi kita akan kosongkan. Hari ini tiga rumah,” katanya.   

Menurut Danrem, dari sekitar 42 rumah, 10 unit di antaranya masih dihuni oleh warakawuri (istri pensiunan TNI). Selebihnya sudah merupakan anak, cucu dan juga ada yang dikontrakkan. Padahal banyak anggota yang butuh mess atau tempat tinggal. “Mereka sudah tidak berhak di situ,” tandasnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Puasa Ramadhan 2026 Muhammadiyah untuk Wilayah Jogja & Sekitarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal