Kehadiran kedokteran ini merupakan manifesto visi besar universitas untuk melahirkan dokter dengan formula utuh, yakni sains mumpuni, etika kuat, dan spiritualitas yang matang.
“Indonesia saat ini sangat membutuhkan sosok dokter yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, integritas moral, serta kemampuan memahami dimensi spiritual dan budaya masyarakat yang dilayaninya,” kata Prof Noorhaidi.
Melalui paradigma integrasi-interkoneksi yang menjadi ciri khas kampus, para mahasiswa kedokteran UIN Sunan Kalijaga nantinya akan digembleng menjadi dokter berbasis bukti ilmiah modern (evidence-based medicine). Kendati berbasis sains modern, mereka tetap dibekali empati tinggi serta komitmen pengabdian yang tulus kepada nilai-nilai kemanusiaan.