“Uji swab ini tidak hanya ditujukan untuk mengetahui status kesehatan ibu hamil tetapi juga merupakan upaya untuk menjaga kesehatan tenaga medis yang nantinya membantu menangani persalinan supaya tidak terpapar karena bisa melakukan persiapan sesuai kondisi kesehatan ibu hamil,” katanya.
Ibu hamil yang diketahui terpapar Covid-19 tersebut, lanjut Heroe, memiliki beragam latar belakang, yaitu tidak hanya sebagai ibu rumah tangga. Bisa saja mereka berprofesi sebagai pedagang dan karyawan.
“Makanya, yang perlu dilakukan saat ini adalah menerapkan protokol kesehatan dengan baik di mana saja, dan kapan saja termasuk di rumah dan kantor. Potensi penularan itu bisa terjadi di mana saja,” katanya.
Berdasarkan data corona.jogjakota.go.id hingga Minggu (20/9), jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Yogyakarta 133 orang, 186 kasus sembuh, dan 14 pasien meninggal dunia.