“Petugasnya harus ditambah, agar masuknya lebih cepat,” katanya.
Calon penumpang yang lain, Faturohman mengaku ketika tiba suasananya cukup padat dan antrean sudah ada. Mereka harus antre untuk menunjukkan kelengkapan dokumen seperti KTP, tiket surat bebas Covid-19, hingga surat tugas dan mengisi formulir riwayat perjalanan.
“Dokumennya banyak harus dicek semuanya jadinya antre,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sementara (Pts) General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengakui sempat terjadi kerumunan massa di pintu keberangkatan. Saat itu banyak pengantar yang membaur berkumpul dengan celon penumpang yang menimbulkan kerumunan masa. Namun kejadian ini langsung bisa diatasi petugas di lapangan.
“Tadi memang agak sulit dikendalikan karena pengantar ikut berkerumun,” kata Pandu.
Kerumunan ini hanya terjadi di lobi pintu keberangkatan saja. Sedangkan di dalam terminal cenderung normal dan tertib. Tidak ada kerumunan massa karena kapasitas bandara memang cukup luas. Mereka dipanggil sesuai nomor urut penerbangan.
“Hari ini ada 17 penerbangan dan setiap penerbangan ada jeda waktu satu jam,” ujarnya.