Saat ini, daya tarik wisata bukan lagi pada variasi pariwisata yang ditawarkan. Namun sudah bergeser, seberapa kuat pasar terhadap produk yang ditawarkan.
“Saat ini Health is King. Tinggal bagaimana meyakinkan wisatawan dengan keunggulan kesehatan,” katanya.
Sementara itu Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan konsep Jogja Wajar Anyar Plesiran harus disepakati bersama. Jangan sampai ada klaster baru dari industri wisata. Hal ini menjadi beban berat yang harus didukung seluruh bisnis wisata, termasuk pemerintah dan media.
“Yogyakarta itu istimewa yang selalu nyaman, berbudaya dan sehat. Kita telah melakukan upaya satu sama lain untuk melaksanakan protokol kesehatan,” kata Deddy.