Pukat: Penanganan Korupsi di Era Jokowi Masih Jauh dari Harapan

Kuntadi
Ketua Pukat, Oce Madril (dua kiri) saat membeberkan kinerja pemerintahan Jokowi dalam pemberantasan korupsi. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Menurut Oce, Presiden juga belum berpihak dan tidak memiliki iktikad baik dalam pencegahan korupsi melalui pendidikan terutama di perguruan tinggi. Kemenristekdikti sudah megeluarkan surat edaran (SE) Nomor 1016/ET/2012 tentang kewajiban menyelenggarakan pendidikan antikorupsi. 

Atas empat permasalahan ini, Pukat minta Presiden untuk lebih tegas dalam penanganan korupsi. terutama dalam hal korupsi politik yang melibatkan banyak kepala daerah terlibat. “Sepanjang 2018 ini ada 16 bupati/wali kota dan 61 anggota DPRD yang ditangkap KPK,” ujarnya.

Dalam masa kampanye Pilpres 2019, Oce Madril juga melihat dua pasangan calon masih ragu dalam menegakkan pemberantasan korupsi. Dalam visi misi yang disampaikan mereka belum menyampaikan secara tegas. Justru mereka tidak memberikan gambaran bagaimana arah kepemimpinanya dalam memberantas korupsi. “Kedua pasangan lebih banyak beretorika soal pemberantasan korupsi,” tandas Oce. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kasus Dugaan Korupsi PBG Gowa Berlanjut, Polisi Periksa Eks Pejabat Rujab Bupati

9 hari lalu

Eks Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis Divonis 9 Tahun Penjara Korupsi Rp86 Miliar Gedung Setda

11 hari lalu

Penampakan Tumpukan Uang Rp688 Miliar Sitaan Kasus Korupsi Batu Bara di Kukar

26 hari lalu

2 Pejabat Disdikbud Rohil Ditahan Kasus Korupsi TPP Guru Rp1,4 Miliar

31 hari lalu

KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq dan 3 Minimarket

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal