Setelah lulus pada tahun 2002, Dian Andriani bekerja di RS Moh Ridwan Meuraksa dengan pangkat kapten. Dia bertugas sebagai penanggung jawab IGD. Dari sini, kariernya terus berlanjut mulai dari gelar kapten, mayor dan sekretaris Komite Medik.
Dian Andriani juga juga pernah menjadi ketua Akreditasi RS, kepala Instalasi Pendidikan, kepala Departemen Kulit dan Kelamin, wakil kepala RS, dan kepala RS TKII Moh Ridwan Meuraksa.
Dian Andriani juga pernah sejak 26 April 2021 mengemban amanat sebagai Komite Etik Perumahsakitan RSPAD Gatot Subroto. Dia juga pernah menjadi Kadep Penyakit Kulkel RSPAD Gatot Subroto sebekum akhirnya ditunjuk sebagai Ketua Komite Etik Perumahsakitan RSPAD Gatot Soebroto.
Saat menjadi pembicara dalam kegiatan Alumni Berbagi FK UGM 2017, Dian Andriani membagikan pengalamannya berkarier di dunia militer. Menurut Dian, dalam perjalanan kariernya sebagai militer, yang pertama harus siap untuk ditempatkan di mana saja.
"Yang kedua, harus mengutamakan kedinasan di atas kepentingan pribadi. Kebutuhan waktu untuk keluarga dan pribadi tentunya akan diganti oleh kepentingan kedinasan. Hal-hal tersebut merupakan hambatan, namun harus tetap diambil hikmahnya agar kita bisa ikhlas melepas apa yang kita inginkan dan butuhkan untuk kepentingan yang lebih luas," kata Dian, saat itu, dikutip dari YouTube Alumni FKKMK UGM.