Prihatin Pemotongan Insentif Nakes, Wakil Ketua DPRD DIY: Mereka Bertaruh Risiko, Idealnya Ditambah

Kuntadi
tenaga kesehatan (ilustrasi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mengaku prihatin dengan adanya kebijakan pemerintah pusat yang akan melakukan pemotongan insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. Dia mendorong Pemda DIY justru menambah insentif. 

“Saya kaget membaca surat dari Kementerian Keuangan kepada Kementerian Kesehatan tentang pemotongan besaran insentif tersebut, apalagi ada klausul angka tersebut merupakan besaran tertinggi dan hanya dialokasi ke daerah yang pandemi,” kata Huda, Kamis (4/2/2021). 

Huda mengatakan surat tersebut multitafsir. Bisa saja daerah mengajukan namun ditolak kaena dianggap tidak masuk dalam wilayah pandemi. Selain itu juga bisa ditafsirkan daerah tidak boleh menambah karena besaran tertinggi.

“Mereka ini bertaruh risiko dan keluarganya untuk mengobati pasien Covid-19. Apalagi belakangan kasus melonjak tetap malah insentifnya dipotong, ini prihatin sekali,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Mantan Kadinkes Sumut Dituntut 20 Tahun Penjara Kasus Korupsi APD Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal