Presiden Turki Sebut Tindakan Negara Barat Justru Provokasi Rusia-Ukraina

Anton Suhartono
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan . (Foto : Reuters)

Erdogan juga menegaskan jika Turki akan terus memainkan peran sebabai mediator pada 2023, sebagaimana telah dilakukan selama ini.

Pemerintah Turki telah memfasilitasi pembentukan koridor Laut Hitam sebagai bagian dari kesepakatan ekspor biji-bijian. Ekspor ini bertujuan mengamankan pasokan bahan makanan ke negara-negara paling membutuhkan. 

Kesepakatan biji-bijian yang dimediasi oleh Turki dan PBB ini diklaim sebagai kemenangan diplomasi yang langka. Kesepakatan itu diteken pada Juli oleh perwakilan Rusia, Ukraina, Turki dan PBB.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

TNI AD Kepincut Miliki Drone Buatan Turki untuk Kirim Logistik ke Daerah Terpencil

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal